Tampilkan postingan dengan label landfill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label landfill. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Desember 2012

TPA Sampah Harus Dikelola Dengan Baik


Kota Magelang - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah jika bisa dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan bisa difungsikan sebagai agrowisata. Demikian dikemukan oleh Walikota Magelang Ir Sigit Widyonindito MT saat meninjau TPA Sampah Banyu Urip Magelang, Jumat (4/5).

Walikota yang didampingi Wakil Walikota Joko Prasetyo, Sekda Drs Sugiharto serta sejumlah pejabat SKPD Pemkot Magelang mengatakan, tempat pembuangan akhir sampah tidak selalu iidentik dengan bau tak sedap. Namun, jika dikelola dengan baik terkait dengan konsep dan penataan lokasi pembuangan, kesan menyengat, becek, bau bisa diminimalisir. “Kalau sama sekali tidak bau ya tidak mungkin, yang penting efek dari limbah tersebut tidak sampai menyebar kemana-mana,” kata walikota

Kondisi di sekitar TPA tersebut saat ini memang banyak mengalami perubahan, berbagai upaya telah dilakukan oleh  UPTD Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Kota Magelang. Antara lain penghijauan sekitar lokasi, penataan zona sampah serta pengelolaan pupuk kompos. “TPA itu harus terkesan hijau, bersih dan tertata rapi. Untuk itu harus  dikelola dengan baik,” ujar Sigit.

Usai peninjauan walikota juga menyempatkan ramah tamah dengan sejumlah pegawai setempat. Sigit meminta agar tidak berpuas diri dengan melihat perubahan TPA yang saat ini sudah lebih baik. Meski dengan prasarana yang terbatas, para pegawai tidak menurunkan kinerja akan tetapi harus bisa menjadi lebih baik.

“Kalau perlu, kapan-kapan akan kita ajak anggota DPRD Kota Magelang untuk meninjau langsung lokasi ini. Namun harus bisa menunjukan kinerja baik terlebih dahulu,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertamanan, Kebersihan dan Tata Kota (DKPT) Kota Magelang Ir Eri  Widyo Saptoko, M.Si mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan upaya terkait dengan penataan dan pengelolaan tempat pembuangan akhir sampah, yakni pemagaran keliling lokasi untuk mengurangi penyebaran polusi bau serta membuat lapak untuk pemulung sampah.

Ia menerangkan, luas lokasi TPA tersebut kurang lebih 8 hektar dibagi 7 zona titik pembuangan. Sedangkan untuk  volume sampah per harinya sekitar 150-200 meter kubik. Untuk jumlah kendaraan pengangut sampah, saat ini DKPT baru mempunyai sekitar 14 kendaraan baik kendaraan roda 3, pick up, truck maupun dump truck. “Untuk pengangkutan sampah, kami juga dibantu oleh kendaraan pengangkut dari sejumlah kelurahan di Kota Magelang, Dinas Pengelolaan Pasar serta dari pihak Akmil,” terang Eri.

Lebih lanjut, terkait dengan pembuatan pupuk kompos Eri mengatakan, pihaknya  bisa memproduksi pupuk organik tersebut sebanyak 11-12 ton tiap bulan. “Hasilnya belum kami jual, sementara pupuk tersebut digunakan untuk kebutuhan pengeloaan taman dan lokasi penghijauan di Kota Magelang,” imbuhnya. 
www.jatengprov.go.id/newsroom_KotaMagelang

Sumber :
http://www.jatengprov.go.id/?mid=wartadaera&page=44&document_srl=27735

Sabtu, 15 Desember 2012

Walikota Magelang Nyapu Jalan



MAGELNG(KRjogja.com) - Kegiatan ‘resik-resik kutha’ digelar di Kota Magelang, Jumat (30/11). Banyak pihak ikut berbaur dalam kegiatan yang bertemakan ‘Kotaku Resik, Rejeki Apik’ tersebut dan diadakan di sepanjang Jalan A Yani hingga Jalan Pemuda, yakni kawasan Shopping Centre Magelang.
Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Peserta ‘resik-resik’ terdiri dari unsur pejabat Pemerintah Kota Magelang, TNI-Polri, pengusaha, KONI, karyawan swasta, pelajar, akademisi dan masyarakat masing-masing telah membawa persiapan, mulai dari sapu, dan peralatan lainnya. Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT dan jajaran Muspida ikut turun ke jalan untuk membersihkan sampah di jalan.
"Selain untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, ini juga sebuah ajakan kepada masyarakat, bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, dan semuanya punya kewajiban untuk menjaga lingkungannya agar senantiasa bersih," kata walikota.
Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya sampah yang menjadi pusat perhatian. Namun juga kebersihan keramik di sepanjang trotoar.
Keramik yang kotor di bersihkan dengan air dari mobil pemadam kebakaran yang telah disediakan. Selain itu, poster iklan yang menempel di tiang listrik dan telephone maupun tembok di sepanjang daerah yang dilewati juga ikut dibersihkan. (Tha)

Sumber : 
http://krjogja.com/read/152843/walikota-magelang-nyapu-jalan.kr

Serempak, pejabat dan warga bersihkan Kota Magelang

Sindonews.com - Pemerintah Kota Magelang menggelar kegiatan membersihkan kota bertajuk "Kotaku Resik, Rejekine Apik" di sepanjang Jalan A Yani, hingga Jalan Pemuda. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB ini juga melibatkan Jajaran Muspida, dan instansi swasta di Kota Magelang.

Ribuan peserta yang terdari unsur pejabat pemkot, TNI-Polri, karyawan swasta, pelajar, akademisi dan masyarakat secara serempak membersihkan sesuai pembagian wilayah Diantaranya, Jalan A Yani, Alun-alun, Eks Terminal Kebonpolo Magelang dan lampu merah Jalan Pemuda (Tugu Adipura). 

Tak ketinggalan, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pun terlihat terlibat kegiatan tersebut. Ia membersihkan sampah di Pemuda menggunakan sapu lidi. 

"Selain untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, ini juga sebuah ajakan kepada masyarakat, bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, dan semuanya punya kewajiban untuk menjaga lingkungannya senantiasa bersih," ungkap Sigit menjelaskan kepada wartawan, Jumat (30/11/2012).

Tidak hanya sampah yang menjadi pusat perhatian, paparnya, namun juga kebersihan keramik di sepanjang trotoar. Keramik yang kotor di bersihkan dengan air dari mobil pemadam kebakaran yang telah disediakan. 

Selain itu, poster iklan yang menempel di tiang listrik dan telephone maupun tembok di sepanjang daerah yang dilewati juga ikut dibersihkan.

"Kalau kota bersih, tamu dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Magelang kan jadi nyaman, jadi diharapkan kedepannya semakin banyak wisatawan yang datang. Selain itu, ini juga untuk persiapan Adipura, tapi yang terpenting, bagaimana semangat menciptakan lingkungan yang bersih ini dimiliki semua lapisan masyarakat," tandasnya.

Kabag Humas, Protokol Santel Setda Magelang, Sutomo mengatakan kegiatan ini memang melibatkan semua unsur, mulai dari instansi pemerintah, hingga swasta. Diharapkan, setelah kegiatan ini, masing-masing instansi bisa meneruskan di lingkungan mereka masing-masing.

"Jadi harapan pak wali, kebersihan lingkungan bersama bisa terwujud," tandasnya. 
Sumber :
http://daerah.sindonews.com/read/2012/11/30/22/693077/serempak-pejabat-dan-warga-bersihkan-kota-magelang